Tidak banyak yang bia dilakukan malam ini ,,
Hanya bisa termangu menatap monitor, malas untuk berbicara hanya rela bergulat dengan perasaan yang sepi… lebih sunyi dari malam ini T_T
Tiba-tiba saja terpaut pada buku bersampul coklat dengan tulisan “Diary” di depannya ,,
Entah kapan terakhir kali aku menulis didalamnya…
Lembar pertama ku buka… membuatku terus melanjutkan kelembar-lembarberikutnya…
Aku terhenti di halaman 29/07/2013, tulisan tentang seseorang yang aku tulis dengan tinta warna-warni…
~oOo~
29/07/2013
Ketika Allah menganugerahkan ‘rasa ini’, aku yakin Dia punya alasan “Mengapa itu harus tertuju padamu”. Kamu sudah pasti tidak sempurna, tetapi kesadaranmu tentang sebuah ‘ketidak sempurnaan’ membuatku menyisihkan ruang untuk menempatkanmu dalam jiwa.
Aku juga bukan manusia yang memiliki kemampuan menilai dengan sempurna, apalagi menilai manusia dengan keimanan yang statis, imanmu dan imanku...
Siapalah aku ini...? aku hanya wanita akhir zaman yang kufur akan nikmat, tidak bisa menata hati agar layak untuk disinggahi. Tapi, kadang dikala sendiri aku teringat akan diri ‘Bagaimana jadinya jika rasaku ini malah membahayakanmu...?!”. aku belum tentu bisa menjadi sosok yang bisa mengantarkanmu ke surga Allah, maka aku sendiripun tidak rela menjadi alasan Allah menarikmu ke neraka. Inilah kebenaran yang kadang ditutupi syaitan.
Maka Yaa... Allah...
Bantu aku untuk menjelaskan padanya...
Bahwa aku mengindar bukan karena rasa kecewa...
Aku menghindar bukan karena segala bentuk kekurangannya...
Tidak terbersit sedikitpun kalkulasi untung rugi dalam mencintainya...
Kadang aku juga berada pada titik manusia biasa, yang ingin digelapakan mata atas dunia...
Aku ingin penyatuan kami meamng Engkau cintai dan pantas bersatu untuk membangun cinta yang hakiki untuk-Mu, hanya untuk Engkau Yaa Rabb..
Tutupkanlah pintu-pintu maksiat untuk kami didunia-Mu yang fana ini...
Putuskanlah jalan-jalan dengan ujung hasrat yang Engkau murkai...
Kuatkan kami untuk menahan pandangan kami atas siapapun... siapapun yang tak halal untuk kami menahannya di fikiran kami...
Mampukanlah kami untuk menjaga perhiasan-perhiasan kami Yaa Allah...
Rantailah jiwa kami dalam lantunan syi’ar kalam-Mu yang Maha Benar...
Percayakanlah dan yakinkanlah kami atas bisyarah yang Engkau janjikan atas hamba-hamba-Mu yang menahan syahwat...
Mudahkanlah Yaa Allah...
Lingkarkanlah kami atas halaqoh keagungan Islam-Mu...
Ceraikanlah kami dalam ikhtilat yang mengancam keimana kami atas Dirimu...
Mudahkanlah urusan kami sebagai ganti beratnya menjauhi maksiat atas nama-Mu...
Bumi Allah
Benar-benar tercengang ,,
Bagaimana bisa aku menulisa hal seperti ini...? ,,
Aku merasa tertipu diri sendiri, jika melihat dimana sekarang aku berdiri...
Maafkan Atika ,,




0 komentar:
Posting Komentar